✨ Poin Utama
Surabaya menyuguhkan pengalaman perjalanan bertema Jepang melalui empat lokasi istimewa. Inilah 4 Wisata Surabaya seperti jepang. Ada Pagoda Tian Ti yang memesona, Hutan Bambu Keputih yang gratis, Taman Sakura dengan beragam bunga cantik, serta ruas jalan kota berhias Tabebuya. Destinasi ini cocok bagi siapa saja yang merindukan suasana Negeri Sakura, tanpa harus bepergian jauh.
Berlibur dengan nuansa berbeda? Surabaya, kota pahlawan di Jawa Timur, menawarkan pengalaman perjalanan yang unik. Beberapa lokasi di sana kerap diibaratkan suasana Negeri Sakura. Ya, inilah 4 Wisata Surabaya seperti Jepang Asli yang bisa Anda jelajahi. Siapa sangka, Anda dapat merasakan nuansa jalan-jalan ala Jepang tanpa harus terbang jauh ke Asia Timur.
Belakangan ini, ruas jalan dan area taman di Surabaya menjadi perbincangan. Banyak yang terkagum dengan pohon-pohon Tabebuya yang berbunga indah. Pemandangan ini seolah membawa pengunjung melangkah di tengah taman kota Jepang.
Selain itu, ada beberapa tempat lain yang memberikan kesan serupa. Jika rencana perjalanan ke Jepang masih tertunda, destinasi berikut dapat menjadi alternatif pilihan. (Baca juga: Keren! Inilah 4 Wisata Surabaya seperti Jepang Asli)
📑 Daftar Isi
Menjelajahi Surabaya dengan Sentuhan Jepang
Surabaya telah menyiapkan beberapa tempat khusus bagi Anda yang ingin merasakan suasana Negeri Sakura. Dari arsitektur menawan hingga alam yang menenangkan, semua ada di sini. Inilah 4 Wisata Surabaya seperti Jepang.
1. Pagoda Tian Ti: Simbol Arsitektur Timur
Berlokasi di area Kenjeran Park, Pagoda Tian Ti adalah daya tarik tersendiri di Surabaya. Bangunan ini terinspirasi dari Temple of Heaven di Tiongkok. Dengan ketinggian 58 meter dan diameter 60 meter, Pagoda ini menampilkan detail artistik yang mengesankan.
Pintunya dihias 81 bulatan berwarna emas. Relief naga serta burung phoenix turut menghiasi arsitekturnya. Uniknya, bagian dalam Pagoda dibiarkan kosong. Ini agar semua orang, dari berbagai latar belakang, dapat menikmati keindahan arsitektur tersebut.
Di sekeliling Pagoda terdapat lapangan luas. Area ini sering digunakan untuk kegiatan olahraga atau festival seni. Berdasarkan pengalaman kami, waktu terbaik untuk berfoto di sini adalah pagi atau sore hari, saat cahaya matahari tidak terlalu menyengat. Untuk dapat masuk dan mengagumi Pagoda Tian Ti, Anda hanya perlu menyiapkan Rp10 ribu per orang.
2. Hutan Bambu Keputih: Oase Hijau Menenangkan
Berikutnya, Hutan Bambu Keputih siap memukau Anda. Suasana di sini begitu mirip dengan Hutan Sagano di Jepang. Hutan ini membentang di Sukolilo, meliputi area 8,5 hektar. Empat jalur penjelajahan tersedia bagi pengunjung.
Anda bisa menikmati rimbunnya bambu-bambu tanpa pungutan biaya. Ya, masuk ke Hutan Bambu Keputih adalah gratis. Ini adalah tempat ideal untuk mengabadikan momen bersama kerabat atau keluarga. Kami sering menemukan pengunjung yang datang khusus untuk sesi foto dengan latar belakang alam yang memukau ini.
Yang bisa Anda lakukan di Hutan Bambu Keputih:
- Berfoto dengan latar belakang pepohonan bambu.
- Menikmati ketenangan alam yang asri.
- Berjalan santai di jalur-jalur penjelajahan.
3. Taman Sakura: Pesona Bunga di Jantung Kota
Tak jauh dari Hutan Bambu Keputih, serta dekat Institut Teknologi 10 November, Anda akan menemukan Taman Sakura. Meskipun namanya Taman Sakura, taman ini didesain menyerupai taman-taman di Jepang. Berbagai jenis bunga tertata rapi, dikelompokkan berdasarkan warnanya.
Di taman ini, ada juga area Hutan Bambu yang tertata. Air mancur, tugu dengan jam, dan area bermain anak tersedia di sini. Orang tua bisa membawa serta buah hati mereka untuk bermain. Hal yang sama menariknya, Anda bisa masuk ke taman ini secara gratis. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk bersantai dan merasakan nuansa khas Jepang.
Beberapa daya tarik Taman Sakura:
- Beragam jenis bunga dengan penataan warna-warni.
- Area Hutan Bambu yang rindang.
- Air mancur dan tugu berjam sebagai penanda.
- Area bermain untuk anak-anak.
4. Ruas Jalan Kota Surabaya: Mekarnya Bunga Tabebuya
Ruas jalan utama di Surabaya kini menarik perhatian. Ini karena Bunga Tabebuya yang bermekaran. Bunga ini sangat mirip dengan bunga Sakura, menjadikan jalanan Surabaya seolah berada di Jepang. Ratusan pohon Tabebuya ditanam di sepanjang jalan.
Bunga-bunganya mudah rontok, menciptakan pemandangan indah di aspal jalanan. Tips praktis dari lapangan: musim mekarnya Tabebuya biasanya terjadi antara Oktober hingga November, namun bisa bergeser tergantung cuaca. Pastikan Anda datang pada waktu yang tepat untuk menyaksikan keindahannya.
Jika keinginan perjalanan ke Jepang masih terhambat, Anda bisa berkunjung ke destinasi Surabaya yang disebutkan di atas. Anda akan merasakan pengalaman seperti berjalan-jalan di Jepang. Tidaklah aneh banyak yang berkunjung ke sana. Anda juga patut mencobanya bersama teman atau keluarga Anda untuk berlibur di Surabaya.